Tuesday, 29 April 2014

Blokir Situs Porno dan Negatif dengan DNS Nawala pada Mikrotik

“Nawala Nusantara adalah sebuah layanan yang bebas digunakan oleh pengguna internet yang membutuhkan saringan situs negatif. Nawala Nusantara akan membantu menapis jenis situs-situs negatif yang tidak sesuai dengan peraturan perundangan, nilai dan norma sosial, adat istiadat dan kesusilaan bangsa Indonesia seperti pornografi dan perjudian. Selain itu, Nawala Nusantara juga akan menapis situs Internet yang mengandung konten berbahaya seperti malware, situs phising (penyesatan) dan sejenisnya.

Membuat Penjadwalan (Scheduler) Restart Otomatis pada Mikrotik

Perkenalan penulis dengan “scheduler” berawal dari pengalaman penulis saat awal-awal mengenal mikrotik, ada kejadian dimana beberapa kali Router Mikrotik (menggunakan PC pentium 4) yang penulis kelola  tiba-tiba error dan tidak bisa diakses, yang ujung-ujungnya harus direstart, akhirnya saat itu penulis berinisiatif untuk membuat router mikrotik bisa otomatis reboot/restart setiap hari agar kejadian tersebut tidak terulang lagi. Dan setelah menerapakan scheduler reboot otomatis ini, router mikrotik tersebut tidak pernah error lagi sendiri seperti sebelumnya, mungkin router juga butuh istirahat setiap harinya dengan cara reboot ini, karena ia bekerja 24 jam sehari :)

Yang harus dilakukan setelah setting hostpot mikrotik

Melanjutkan pembahasan pada posting sebelumnya tentang basic setup mikrotik, disini akan dibahas hal – hal apa saja yang seharusnya dilakukan atau dirubah setelah setup mikrotik selesai, karena setting yang ada pada setup mikrotik biasanya masih default atau sekedar mengiikuti tutorial yang ditemukan untuk yang baru berkenalan dengan mikrotik :) . Untuk lebih detailnya berikut adalah hal – hal yang perlu diperhatikan yang berkaitan dengan security dasar mikrotik, manajemen user, server dan bandwith serta monitor jaringan dan backup konfigurasi.

Integrasi Hotspot dengan User Manager

UserManager
UserManager merupakan fitur AAA server yang dimiliki oleh Mikrotik. Sesuai kepanjangan AAA (Authentication, Authorization dan Accounting), UserManager memiliki DataBase yang bisa digunakan untuk melakukan autentikasi user yang login kedalam network kita, memberikan kebijakan terhadap user tersebut misalnya limitasi transfer rate, dan juga perhitungan serta pembatasan quota yang dilakukan user kita nantinya.

Multi Webserver dibelakang Mikrotik

Menghubungkan akses webserver-webserver yang ada di belakang Router mikrotik agar dapat diakses dari Publik. Beberapa alternatif Rule sudah banyak bertebaran di forum-forum. dan kali ini saya ingin membuat catatan Pribadi biar gak lupa kelak. Multi webserver dibelakang mikrotik ini kami sekenarioakan Dalam kasus Multi subdomain dihubungkan Multi Webserver di belakang Mikrotik
Sekenario :
Rencana Akan menghubungkan subdomain kedalam webserver Lokal di belakang Mikrotik
di dalam jaringan Internal kita terdatap 3 webserver yang akan kita publiskan melalui IP publik kita.
Webserver 1 –> 192.168.1.250 —> www.sub1.AAA.com
Webserver 2 —> 192.168.1.100 —> www.sub2.AAA.com
webserver 3 —> 192.168.55.2 —> www.sub3.AAA.com
IP publik Kita —-> 118.96.XX.YY
1. Konfigurasi  Web Proxy Internal