Showing posts with label mikrotik. Show all posts
Showing posts with label mikrotik. Show all posts

Tuesday, 29 April 2014

Mengijinkan akses Jaringan hanya dari Client DHCP di Mikrotik


salmasoft - Posting  ini untuk para admin jaringan yang sering dibuat pusing oleh para user yang sering mengganti IP komputer mereka dari Obtain (DHCP Client) menjadi static. Perubahan ini dapat menyebabkan policy yang telah diatur jadi berantakan, bahkan juga sering menyebabkan terjadinya IP Conflict, yang akan sulit mendeteksi darimana datangnya IP Conflict tersebut.

Namun bagi admin jaringan yang menggunakan Mikrotik sebagai router sekaligus DHCP server, kini tidak usah khawatir, karena konfigurasi ini dapat memaksa agar client mengeset kembali IP komputer mereka menjadi Obtain IP (DHCP Client). Karena apabila user tersebut memaksa menggunakan IP Static, maka akibat yang terjadi adalah komputer tersebut tidak akan dapat koneksi ke Internet atau ke jaringan lain yang melewati Router Mikrotik tersebut.


Memblokir Suatu Situs Pada Jam Tertentu


salmasoft - Berikut ini adalah suatu trik untuk memblok situs yang di atur sesuai jam. Salah satu contoh adalah situs facebook pada beberapa kantor yang ingin di blok pada jam kerja.


Pertama, supaya waktu yang berjalan di router sesuai dengan waktu lokasi setempat, maka kita perlu mengatur agar clock di MikroTik mengacu pada NTP Server. Jika kita memiliki NTP Server sendiri, maka kita tinggal mengarahkan MikroTik ke NTP Server tersebut, namun jika kita tidak memiliki NTP Server, maka tidak perlu khawatir karena banyak NTP Server di luar yang bisa kita gunakan sebagai acuan. Beberapa diantaranya adalah NTP Server milik LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) dengan URL: ntp.kim.lipi.go.id (203.160.128.6) dan NTP Pool Project dengan salah satu URLnya: 0.id.pool.ntp.org (202.169.224.16). Untuk mensettingnya di MikroTik, ketikkan perintah berikut :

30 Perintah-perintah Mikrotik

salmasoft - Bagi anda yang baru belajar menggunakan Mikrotik pasti masih bingung dengan perintah (command line) yang digunakan pada RouterOS. Padahal banyak perintah-perintah dasar Mikrotik yang penting dan wajib diketahui agar anda dapat menggunakan Mikrotik RouterOS dengan baik. Sebenarnya perintah–perintah dasar MikroTik RouterOS tidak jauh berbeda dengan perintah dasar pada linux umumnya. Karena sebetulnya mikrotik ini merupakan perkembangan dari kernel linux Debian. Berikut ini adalah 30 perintah - perintah mikrotik dasar menggunakan terminal :

Instalasi Mikrotik RouterOS pada PC



salmasoft - Mikrotik RouterOS merupakan sebuah Sistem Operasi untuk RouterBoard, namun OS ini juga dapat di install pada PC dan akan mengubah PC tersebut menjadi sebuah router dengan berbagai fitur-fitur unggulan sebuah router seperti  routing, manajemen bandwidth, firewall, wireless access point, hotspot gateway, server VPN dan masih banyak fitur lainnya.

Setup Web Proxy Mikrotik


Web Proxy dengan salah satu fungsinya yang dapat men-cache konten statik (meski kini banyak proxy yang dapat menyimpan  konten dinamis) sering dijadikan salah satu teknik untuk mempercepat koneksi internet. Tentu ini tanpa alasan, karena dengan men-cache konten statis di jaringan lokal akan meringankan beban koneksi internet dari ISP, konten yang biasanya di layani oleh ISP dengan mengambil langsung dari server kini tinggal di load dari web proxy lokal, dengan begitu akan sangat menghemat bandwith internet.

Blokir Situs Porno dan Negatif dengan DNS Nawala pada Mikrotik

“Nawala Nusantara adalah sebuah layanan yang bebas digunakan oleh pengguna internet yang membutuhkan saringan situs negatif. Nawala Nusantara akan membantu menapis jenis situs-situs negatif yang tidak sesuai dengan peraturan perundangan, nilai dan norma sosial, adat istiadat dan kesusilaan bangsa Indonesia seperti pornografi dan perjudian. Selain itu, Nawala Nusantara juga akan menapis situs Internet yang mengandung konten berbahaya seperti malware, situs phising (penyesatan) dan sejenisnya.

Membuat Penjadwalan (Scheduler) Restart Otomatis pada Mikrotik

Perkenalan penulis dengan “scheduler” berawal dari pengalaman penulis saat awal-awal mengenal mikrotik, ada kejadian dimana beberapa kali Router Mikrotik (menggunakan PC pentium 4) yang penulis kelola  tiba-tiba error dan tidak bisa diakses, yang ujung-ujungnya harus direstart, akhirnya saat itu penulis berinisiatif untuk membuat router mikrotik bisa otomatis reboot/restart setiap hari agar kejadian tersebut tidak terulang lagi. Dan setelah menerapakan scheduler reboot otomatis ini, router mikrotik tersebut tidak pernah error lagi sendiri seperti sebelumnya, mungkin router juga butuh istirahat setiap harinya dengan cara reboot ini, karena ia bekerja 24 jam sehari :)

Yang harus dilakukan setelah setting hostpot mikrotik

Melanjutkan pembahasan pada posting sebelumnya tentang basic setup mikrotik, disini akan dibahas hal – hal apa saja yang seharusnya dilakukan atau dirubah setelah setup mikrotik selesai, karena setting yang ada pada setup mikrotik biasanya masih default atau sekedar mengiikuti tutorial yang ditemukan untuk yang baru berkenalan dengan mikrotik :) . Untuk lebih detailnya berikut adalah hal – hal yang perlu diperhatikan yang berkaitan dengan security dasar mikrotik, manajemen user, server dan bandwith serta monitor jaringan dan backup konfigurasi.

Integrasi Hotspot dengan User Manager

UserManager
UserManager merupakan fitur AAA server yang dimiliki oleh Mikrotik. Sesuai kepanjangan AAA (Authentication, Authorization dan Accounting), UserManager memiliki DataBase yang bisa digunakan untuk melakukan autentikasi user yang login kedalam network kita, memberikan kebijakan terhadap user tersebut misalnya limitasi transfer rate, dan juga perhitungan serta pembatasan quota yang dilakukan user kita nantinya.

Multi Webserver dibelakang Mikrotik

Menghubungkan akses webserver-webserver yang ada di belakang Router mikrotik agar dapat diakses dari Publik. Beberapa alternatif Rule sudah banyak bertebaran di forum-forum. dan kali ini saya ingin membuat catatan Pribadi biar gak lupa kelak. Multi webserver dibelakang mikrotik ini kami sekenarioakan Dalam kasus Multi subdomain dihubungkan Multi Webserver di belakang Mikrotik
Sekenario :
Rencana Akan menghubungkan subdomain kedalam webserver Lokal di belakang Mikrotik
di dalam jaringan Internal kita terdatap 3 webserver yang akan kita publiskan melalui IP publik kita.
Webserver 1 –> 192.168.1.250 —> www.sub1.AAA.com
Webserver 2 —> 192.168.1.100 —> www.sub2.AAA.com
webserver 3 —> 192.168.55.2 —> www.sub3.AAA.com
IP publik Kita —-> 118.96.XX.YY
1. Konfigurasi  Web Proxy Internal

Cara Membatasi (Limit) Bandwidth Mikrotik dengan Simple Queue Mikrotik

Mengatur dan membatasi pemakaian Bandwidth internet memang suatu hal yang penting ketika koneksi internet kita terbatas, misalnya kuota bandwidth yang terbatas dari ISP. Kita perlu membatasi kuota bandwidth tiap user yang terkoneksi ke Router Mikrotik. Pada Router Mikrotik sendiri sudah tersedia fitur yang bisa membatasi (limit) bandwidth yaitu Queue. Ada dua macam Queue pada Mikrotik :

Konfigurasi User dan Username Router Mikrotik

 Secara default di Router Mikrotik sudah terdapat satu user yang dapat mengakses RouterOS yaitu user dengan username : admin dan tanpa password. Username inilah yang awalnya kita gunakan untuk login ke RouterOS mikrotik seperti login di Winbox. Nah, kali ini Tutorial Mikrotik Indonesia akan membahas tentang penjelasan kategori akses user dan penambahan user di router Mikrotik.

Cara mengetahui username dan password usermanager login hotspot mikrotik yang dilupa

Bagi pengguna hotspot miktrotik sudah sangat pasti berhubungan dengan userman. Userman pada mikrotik berfungsi sebagai tempat pengaturan user-user yang akan login ke hotspot. Selain  itu juga dapat menentukan pembagian bandwith user dan pengaturan durasi atau paket login user hotspot dan di akses dengan menggunakan browser.

Didalam userman kita dapat membuat satu ataupun ratusan username secara acak dengan satu kali klik saja. Sehingga sangat mudah membuat user bagi para penyedia hotspot. Karena banyaknya user yang dibuat, kita biasanya jarang lagi login ke userman kecuali user yang telah dibuat telah terpakai semua. Nah hal inilah yang pernah saya alami ketika ingin login ke userman namun saya lupa username dan password loginnya.

BUAT HOTSPOT dengan MIKROTIK

Mumpung punya kesempatan untuk menulis, saya kepikiran untuk membuat tulisan tentang membuat Hotspot dengan menggunakan Mikrotik. Pada tulisan ini saya akan menjelasan cara konfigurasi Mikrotik sebagai Hotspot Gateway , yang dimana desain Networknya seperti gambar berikut:



Gateway Internet Kantor dengan MIKROTIK

Akhir minggu kemarin saya dan team mendapat tugas untuk memasang jaringan internet di kantor cabang kami di pulau seberang, lumayan sebagai acara refreshing setelah seminggu berkutat dengan kerjaan kantor. Saya tidak akan menceritakan bagaimana perjalanan kami di pulau tersebut, melainkan menceritakan tentang konfigurasi jaringan internet kantor cabang kami yang menggunakan layanan ADSL dengan Mikrotik (RB750) sebagai gateway internetnya. Adapun konfigurasi network yang kami pergunakan adalah sebagai berikut:

Cara Mendapatkan Password Mikrotik

Kali ini saya mau share tentang password Mikrotik, pengalaman kemarin ditanyain temen apakah bisa password mikrotik dirubah seseorang? jawabnya tentu saja bisa, banyak tool hacker yang bisa melakukan hal itu. Disini saya mau share salah satu cara untuk mendapatkan password login mikrotik dengan mengambil file konfigurasi winbox (dengan syarat kita bisa akses komputer yang biasa dipergunakan untuk konfigurasi dan administratornya menyimpan password pada winbox).